solo treveler


Bagaimana menjadi solo treveler???

TRAVEL
Itu merupakan suatu kata yang mungkin tidak asing di telinga setiap orang. Cenderung menjurus kepada liburan, jalan-jalan, senang-senang, pengalaman baru, tempat baru. Tidak terlepas dari itu semua, tujuan trevel setiap orang pun beragam, seperti menenangkan diri, mencari pengalaman, menjari teman baru atau sebagainya.

Bagaimana dengan selftreveler atau solo treveler???
Apa akan ada perbedaan yang di alami saat solo treveler dengan yang grouptreveler???

Mungkin itu beberapa pertanyaan yang terlintas jika terdengar kata “liburan” sendiri atau “liburan” rame-rame.

Oke…
Saya akan mengulas itu semua sesuai dengan pengalaman yang pernah aku dapet
Sebelum ke pertanyaan itu, saya akan sedikit mengulasi beberapa cara yang harus di lakukan untuk terjun sebagai solotreveler.

 MANAJEMEN
Memang semua perjalanan di awali dengan niat, tetapi jangan memandang sebelah mata tentang manajemen perjalanan juga. Manajemen yang harus di perhatikan saat akan solotreveler diantaranya
1.    1.  Manajemen waktu perjalanan
Merupakan perencanaan tentang kapan trevel akan di lakukan dan di akhiri
2.    2.  Manajemen tempat
Merupakan perencanaan tentang tempat yang akan di tuju, baik spot wisata, hotel
3.   3.   Manajemen transportasi
Merupakan perencanaan transportasi apa yang akan dipakai untuk k tempat tujuan, dari spot satu ke spot lain, pulang dan pergi
4.    4.   Manajemen keuangan
Merupakan hal yang paling mendasar dalam perjalanan, karena keuangan ini merupakan pelanjar perjalanan. Baik  tresport, waktu perjalanan dan tempat tergantung akan keuangan. Triknya adalah mencari informasi sebanyak mungkin tentang tempat yang akan di kunjungi. Sesuaikan dengan keuangan, pengeluaran diusahakan seminimalisir mungkin.

5.   Catat setiap perjalanan, baik sebelum, saat dan setelah melakukan solotraveler serinci mungin. Baik itu pengeluaran, waktu, pengalaman atau yang lainnya, karena dapat dijadikan acuan untuk melakukan perjalanan selanjutnya.

MENTAL DAN FISIK
Mungkin hal sepele, tetapi mental dan fisik juga sangan diperlukan karena menunjang perjalanan, apalagi jika perjalanan yang di lakukan jauh dalam waktu yang lama. Beberapa hal yang harus di lakukan diantaranya
1.   1. Sebelum melakukan perjalanan usahakan makanlah sesuatu yang dapat menambah stamina, seperti sayuran dan sebagainya
2.    2. Lakukan olahraga kecil dengan rutin seperti jalan kaki, jogging, atau naik turun tangga untuk menjaga stamina saat solotreveler
3.     3. Di saat perjalanan hindari makan makanan yang dapat membuat fisik dan kesehatan terganggu, seperti makan sambal terlalu pedas, minuman beralkohol, makanan yang cenderung membuat asam lambung naik
4.      4. Bawalah P3k selalu, baik obat-obatan sederhana, maupun obat-obatan pribadi
5.     5.  Setidaknya membawa survival kit, dimana dapat digunakan pada keadaan darurat.

RAMAH TAMAH
Nah ini merupakan hal kadang menjadi nilai positif saat orang  melihat dan menilai kita, karena banyak sekali para pejalan atau traveler mengabaikan hal ini. Padahal hal ini akan lebih mempermudah kita saat bersosialisasi dengan masyarakat daerah yang kita kunjungi. Hal ini dapat juga menambah wawasan budaya, social, ekonomi masyarakat kita. 
Perlunya pencarian informasi lebih sebelum melakukan travel juga sangan berpengaruh, karena secara tidak langsung saat kita trevel kita benar-benar membaur dan bersentuhan langsung dengan atmosfer masyarakat yang kita kunjungi. Perlunya pengertian dan menerapan praktek “DIMANA BUMI DI PIJAK, DISITU LANGIT DIJUNJUNG”

Masuk ke masalah solo dan grup nih….

Ketika kita solotraveler, apapun yang kita lakukan benar-benar sendiri, kecakapan kita sangat di perhitungan dalam solotreveler. Yang di dapat pun akan sangat  berbeda dengan grouptraveler. Grouptraveler cenderung melakukan berasama, komunikasi yang utama, saling mengisi, dan keorganisasian juga di perlukan di sini untuk mendapatkan jalan tengah dalam mengambil keputusan agar tidak ada yang di rugikan ataupun menyesal saat setelah melakukan travel.

 Ingat “CATAT APAPUN SEBELUM, SAAT, SETELAH TRAVEL” karena dapat menjadi pedoman atau bahan refrensi travel selanjutnya.

Soo, kalian akan memilih solotraveler atau grouptraveler???

Itu terserah kalian, karena semuanya memiliki kesan masing-masing yang berbeda di setiap individunya

Komentar